RESUME PERKULIAHAN KESEHATAN MENTAL
Sebelum abad pendekatan ilmiah banyak teologis,filsuf dan dokter
yang mempelajari pikiran bermasalah yang meyakini bahwa penyimpangan merupakan
ketidaksenangan dewa atau kerasukan setan.seluruh perwujudan kekuatan baik dan
buruk diluar kendali manusia dianggap sebagai hal supranatural.Pada zaman
tersebut tersebarlah doktrin demonologi,yakni wujud yang jahat merasuki
seseorang dan mengendalikan pikiran dan tubuh orang tersebut atau yang dikenal
dengan kerasukan.Penanganan terhadap perilaku abnormal tersebut dengan
eksorsisme,yaitu pengusiran ruh jahat dengan mantra atau siksaan ritualistik.
Pada abad kelima SM munculah Hippocrates (460-377 SM) sering
dianggap sebagai bapak ilmu pengetahuan modern,yang memisahkan ilmu kedokteran
dari agama.Ia menolak kepercayaan yang ada saat itu yakni para dewa memberikan
penyakit dan gangguan mental dan menegaskan bahwa penyakit tersebut mempunyai
sesab tertentu sehingga dapat disembuhkan sebagaimana penyakit
lainnya.Hippocrates berpendapat bahwa pikiran dan perilaku menyimpang adalah
indikasi terjadinya suatu patologi otak.Hippocrates dianggap sebagai salah satu
pelopor pertama somatogenesis yaitu masalah yang terjadi pada soma atau tubuh
fisik akaan mengganggu tindakan dan pikiran.Hipporates mengklasifikasikan
kesehaatan mental menjadi tiga kategori : mania,melankonia dan prenitis atau
demam otak.Melalui ajarannya.gangguan ini di tangani oleh dokter dari pada para
pendeta.Penanganan yang disarankan Hipocrates berbeda dengan penanganan
sebelumnya. Hipocrates lebih mempercayai penyebab alami dari pada
supranatural.Dia bergantung pada pengamatan langsung yang dilakukannya.Ia
mempercayai bahwa fungsi otak yang normal juga kesehatan mental bergantung pada
keseimbangan yang baik antara empat cairan tubuh,yaitu darah,cairan empedu
hitam,empedu kuning dan lendir.Ketidakseimbaangan menyebabkan
ketidakseimbangan.Fisiologi humoral tersebut tidak bertahan terhadap
penyelidikan ilmiah abad setelahnya.Namun tujuh abad setelahnya pendekatan
naturalistik Hipocrates terhadap gangguaan diterima secara umum diterima oleh
bangsa Yunani dan Romawi.
Abad kegelapan bagi ilmu kedokteran Eropa Barat dan penelitian
perilaku abnormal ditandai dengan kematian Galen (130-200 M)Gereja mulai
menanamkan pengaruhnya dan mendeklarasikan berpisah dari Negara.Orang-orang
sakit dirawat oleh biara dengan mendoakan,menyentuhkan jimat,diberi
ramuan,dibawa ketempat suci.Banyak orang sakit mental berkeliaran semakin parah
dan kehilangan kemampuan diri mereka.
Abad ke 13 dan beberapa abad setelahnya,keadaan masyarakat semakin
menderita karena kekacauan yang terus terjadi serta berbagai wabah penyakit dan
kembali ke demonologi untuk pemecahannya.Masyarakat kembali terobsesi pada
setan.Ilmu sihir dianggap berasal dari setan yang merupakan juga penyimpangan dan penolakan
terhadap Tuhan.Masyaraakat menganggap tukang sihir sebagai pembawa
bencana,hingga pada tahun 1484,Paus Innocent VIII memerintahkan para pendeta
untuk melakukan pencarian para tukang sihir besar-besaran.Mereka yang dituduh
sebagai tukang sihir harus disiksa jika tidak mengaku,jika menyesali maka akan
dipenjara seumur hidup,jika tidak maka akan dieksekusi secara hukum.Para
peneliti di zaman modern percayaa bahwa orang yang sakit jiwa di akhir abad
pertengahan dianggap tukang sihir.Namun sebagian besar tertuduh tidak mengalami
sakit jiwa,lebih banyak orang waras yang diadili,mereka dipaksa untuk mengaku.
Pada abad ke 13 kota-kota di Eropa semakin besar,rumah sakit-rumah
sakit mulai didirikan dalam wilayah hukum sekular,pengadilan ketidakwarasan
untuk menentukan kewarasan seseorang mulai dijalankan di Inggris.Pengadilaan
tersebut dilakukan untuk melindungi mereka yang sakit jiwa dan memberikan hak
pada kerajaan untuk menjai pelindung tempat orang tidak waras.
Pada abad ke-15 dan ke-16 hanya ada sedikit rumah sakit
jiwa,kebanyakan rumah sakit khusus lepra,namun setelah berakhirnya perang
salib,penyakit lepra lambat laun menghilang.Kemudian Rumah sakit lepra dirubah
menjadi aslum yaitu tempat pengungsian untuk perawatan orang sakit jiwa
dan para pengemis yang saat itu dianggap sebagian masalah sosial terbesar.
Selama abad ke 18 banyak orang Eropa mengalami kondisi
histerikal,mereka menderita cacat fisik tanpa ditemukan penyebab fisik
apapun.Mesmer seorang dokter berkebangsaan Austria meyakini bahwa gangguan
hiterikal di sebabkan oleh distribusi tertentu oleh cairan magnetik dalam
tubuh.Ia mengadakan pertemuan dengan pasiennya secara mistik dimana pasien
melingkar mengelilingi tong tertutup dengan tongkat besi yang menjulur keluar
melelui penutup dari botol yang diletakan berbagai bahan kimia,Marmer mengambil
tongkat tersebut dan menyentuhkannya pada bagian yang cacat.Tongkat tersebut
diyakini dapat memindahkan magnetisme hewan dan menyeimbangkan cairan magnetik
universal sehingga menghilangkan gangguan histerikal.Walaupun para dokter
menganggap Mesmer sebagai dukun,studi hipnosis setelahnya semakin berkembang.
Pada abad ke-19 merupakan suatu hiburan melihat pasien yang liar
dan aneh dan tiket masuk bedlam(biara yang didirikan tahun 1243,tahun 1547
menjadi rumah sakit jiwa) mulai di jual.Penanganan medis bagi perilaku abnormal
seringkali kasar dan menyakitkan. Benyamin Rush (1475-1813) sebagai staf medis
dirumah sakit yang terdapat 24 pasien yang dianggap lunatics (orang gila atau
sakit ingatan).Saat itu pengetahuan tentang penyebab dan cara menyembuhkan
penyakit tersebut masih minim akibatnya pasien dikurung dalam ruang tertutup
dan sesekali mereka diguyur Rush yakin bahwa gangguan mental disebabkan oleh
kelebihan darah di otak,menurutnya juga orang gila dapat disembuhkan dengan
cara manekuti mereka.Dalam memahami orang-orang yang mengalami gangguan
mental,Rush menempuh usaha melalui penulisan artikel,koran,ceramah dan
pertemuan lainnya.Pada tahun 1796 dibangunlah ruangaan khusus untuk penderita
gangguan agar hidup lebih baik secar
berkesinambungan.mental.Rush mengadakan pengobatan pada pasien dengan memberikan
mereka motivasi.Phillipe Pinel (1745-1826) dianggap sebagai fibur utama dalam
penanganan manusiawi terhadap orang sakit mental dirumah sakit.Pinel
memperlakukan mereka tidak seperti binatang,dengan melepaskan
rantainya,memindahkan mereka dari ruang bawah tanah ke ruang berventilasi.Pinel
meyakini bahwa para pasien yang dirawat pada dasarnya merupakan manusia normal
yang harus dirawat dengan penuh kesabaran dan perhatian serta ditangani sebagai
manusia yang memiliki harga diri.Namun Pinel bukanlah contoh sempurna atas
semua ini karena penanganan manusiawi hanya dilakukan untu kalangan atas namun
pasien kelas bawah tetap menghadapi teror dan paksaan sebagai alat kendali.Pada
abad ini seorang dokter bernama Joseph Breuer juga menangani pasien yang
mengalami simptom hiterikal menggunakan metode katarsis,yaitu
menghidupkan kembali bencana emosional yang pernah dialami dan pelepasan
ketegangan emosional yang ditimbulkan oleh ingatan yang terlupakan oleh
peristiwa tertentu.
Pada tahun 1976 didirikan rumah sakit jiwa York Retreat dan
Hartford Retreat pada tahun 1824 yang menyediakan tempat yang tenang dan
religius bagi para pasien jiwa sejalan dengan hal tersebut,dikenalah penanganan
moral,yakni kedekatan pasien dengan perawat.Pada akhir abad 19 penanganan moral
sangat diabaikan.Tercatat bahwa penanganan York Retreat sangat umun seperti
penggunaan obat-obatan dan hasil penanganan pun tidak begitu baik.Seorang guru
di Boston, yang mengajar sekolah Minggu Dorothea Dix (1802-1887) berjuang dan
berkampanye dengan gigih untuk meningkatkan kondisi kejiwaan orang-orang sakit
tersebut,namun ironisnya saat itu rumah-rumah sakit dikelola oleh dokter yang
kebanyakanmengabaikan aspek spiritualitas,uang yang seharusnya digunakan untuk
membayar perawat pasien,kemudian digunakan untuk membeli peralatan
laboratorium.Usahanya tersebut tak kenal lelah ditandai dengan berdirinya 32
Rumah sakit Jiwa di Amerika Serikat.
Memasuki abad ke 20 yaitu pada tahun 1909,gerakan mental hygiene
yang semula dirintis oleh Dix mulai bermunculan secara formal.Beberapa
organisasi mental hygiene telah didirikan selama dekade 1900-1909 seperti American
Social Hygiene Association dan American Federation for Sex Hygiene.Perkembangan
gerekan-gerakan ini tidak lepas dari jasa Clifford Wittingham Beers (1876-1943)
yang terkenal karena pengalamannya yang luan dalam bidang pencegahan dan
pengobatan gangguan mental yang manusiawi.Pengalamannya sebagai pasien di beberapa
rumahsakit jiwa menjadikan dedikasinya sangat kuat dalam bidang ini.Selama di
rumah sakit jiwa ia di perlakukan kasar dan tidak manusiawi.Setelah dua tahun
dirawat,ia mulai memperbaiki diri dan mengembangkan gagasan untuk melindungi
orang-orang yang mengalami gangguan mental..Tahun 1908 ia mempublikasiikan
autobiografinya yang berjudul A MindThat
Found It Self.Dalam buku ini ia mengoreksi pelayanan,perlakuan dan
perawatan yang diberikan pada pasien.Ia meyakini bahwa gaangguan mental dapat
dicegah atau disembuhkan.Beers mendapat respon positif dari masyarakat terutama
para ahli seperti William James dan Adolf Meyer.Meyer menyarankan dan
mempopulerkan gerakan-gerakan tersebut dengan istilah mental hygiene.Tak
lama setelah itu pada tahun 1909 didirikan National Committee for Mental
Hygiene yang bertujuan melindungi kesehatan mental masyarakat,menyusun
standar perawatan bagi pasien,meningkatkan studi tentang gangguan
mental,menyebarkan pengetahuan tentang kasus-kasus gangguan mental dan
menkordinasika lembaga-lembaga perawatan yang ada.
Pasca Perang Dunia I gerakan Mental Hygiene
mengkonsentrasikan programnya untuk membantu masalah War Neurosis.Gerakan
Mental Hygiene mendapat pengakuan pada tahun 1946 dengan
ditandatanganinya The National Mental Health Act,yang berisi program
jangka panjang dalam meningkatkan kesehataan mental.
Pada tahun 1950 organisasi Mental Hygiene terus bertambah
dengan berdirinya National Association for Mental Health yang
bekerjasama dengan beberapa organisasi swadaya masyarakat.Gerakan Mental Hygiene
terus berkembang hingga pada tahun 1975 terdapat lebih dari seribu perkumpulan
kesehatan mental.Di dunia gerekan ini di kembangkan oleh The World
Federation for Mental Health dan The World Health Organization.
Referensi :
Yusuf,Syamsu.Mental Hygiene.Bandung : Maestro
Davison,Gerald C,dkk.Psikologi Abnormal edisi
ke-9,Jakarta:Rajawali Pers.2012.cet-3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar