Kamis, 21 Mei 2015

Sejarah Kesehatan Mental

RESUME PERKULIAHAN KESEHATAN MENTAL

Sebelum abad pendekatan ilmiah banyak teologis,filsuf dan dokter yang mempelajari pikiran bermasalah yang meyakini bahwa penyimpangan merupakan ketidaksenangan dewa atau kerasukan setan.seluruh perwujudan kekuatan baik dan buruk diluar kendali manusia dianggap sebagai hal supranatural.Pada zaman tersebut tersebarlah doktrin demonologi,yakni wujud yang jahat merasuki seseorang dan mengendalikan pikiran dan tubuh orang tersebut atau yang dikenal dengan kerasukan.Penanganan terhadap perilaku abnormal tersebut dengan eksorsisme,yaitu pengusiran ruh jahat dengan mantra atau siksaan ritualistik.
Pada abad kelima SM munculah Hippocrates (460-377 SM) sering dianggap sebagai bapak ilmu pengetahuan modern,yang memisahkan ilmu kedokteran dari agama.Ia menolak kepercayaan yang ada saat itu yakni para dewa memberikan penyakit dan gangguan mental dan menegaskan bahwa penyakit tersebut mempunyai sesab tertentu sehingga dapat disembuhkan sebagaimana penyakit lainnya.Hippocrates berpendapat bahwa pikiran dan perilaku menyimpang adalah indikasi terjadinya suatu patologi otak.Hippocrates dianggap sebagai salah satu pelopor pertama somatogenesis yaitu masalah yang terjadi pada soma atau tubuh fisik akaan mengganggu tindakan dan pikiran.Hipporates mengklasifikasikan kesehaatan mental menjadi tiga kategori : mania,melankonia dan prenitis atau demam otak.Melalui ajarannya.gangguan ini di tangani oleh dokter dari pada para pendeta.Penanganan yang disarankan Hipocrates berbeda dengan penanganan sebelumnya. Hipocrates lebih mempercayai penyebab alami dari pada supranatural.Dia bergantung pada pengamatan langsung yang dilakukannya.Ia mempercayai bahwa fungsi otak yang normal juga kesehatan mental bergantung pada keseimbangan yang baik antara empat cairan tubuh,yaitu darah,cairan empedu hitam,empedu kuning dan lendir.Ketidakseimbaangan menyebabkan ketidakseimbangan.Fisiologi humoral tersebut tidak bertahan terhadap penyelidikan ilmiah abad setelahnya.Namun tujuh abad setelahnya pendekatan naturalistik Hipocrates terhadap gangguaan diterima secara umum diterima oleh bangsa Yunani dan Romawi.
Abad kegelapan bagi ilmu kedokteran Eropa Barat dan penelitian perilaku abnormal ditandai dengan kematian Galen (130-200 M)Gereja mulai menanamkan pengaruhnya dan mendeklarasikan berpisah dari Negara.Orang-orang sakit dirawat oleh biara dengan mendoakan,menyentuhkan jimat,diberi ramuan,dibawa ketempat suci.Banyak orang sakit mental berkeliaran semakin parah dan kehilangan kemampuan diri mereka.
Abad ke 13 dan beberapa abad setelahnya,keadaan masyarakat semakin menderita karena kekacauan yang terus terjadi serta berbagai wabah penyakit dan kembali ke demonologi untuk pemecahannya.Masyarakat kembali terobsesi pada setan.Ilmu sihir dianggap berasal dari setan yang  merupakan juga penyimpangan dan penolakan terhadap Tuhan.Masyaraakat menganggap tukang sihir sebagai pembawa bencana,hingga pada tahun 1484,Paus Innocent VIII memerintahkan para pendeta untuk melakukan pencarian para tukang sihir besar-besaran.Mereka yang dituduh sebagai tukang sihir harus disiksa jika tidak mengaku,jika menyesali maka akan dipenjara seumur hidup,jika tidak maka akan dieksekusi secara hukum.Para peneliti di zaman modern percayaa bahwa orang yang sakit jiwa di akhir abad pertengahan dianggap tukang sihir.Namun sebagian besar tertuduh tidak mengalami sakit jiwa,lebih banyak orang waras yang diadili,mereka dipaksa untuk mengaku.
Pada abad ke 13 kota-kota di Eropa semakin besar,rumah sakit-rumah sakit mulai didirikan dalam wilayah hukum sekular,pengadilan ketidakwarasan untuk menentukan kewarasan seseorang mulai dijalankan di Inggris.Pengadilaan tersebut dilakukan untuk melindungi mereka yang sakit jiwa dan memberikan hak pada kerajaan untuk menjai pelindung tempat orang tidak waras.
Pada abad ke-15 dan ke-16 hanya ada sedikit rumah sakit jiwa,kebanyakan rumah sakit khusus lepra,namun setelah berakhirnya perang salib,penyakit lepra lambat laun menghilang.Kemudian Rumah sakit lepra dirubah menjadi aslum yaitu tempat pengungsian untuk perawatan orang sakit jiwa dan para pengemis yang saat itu dianggap sebagian masalah sosial terbesar.
Selama abad ke 18 banyak orang Eropa mengalami kondisi histerikal,mereka menderita cacat fisik tanpa ditemukan penyebab fisik apapun.Mesmer seorang dokter berkebangsaan Austria meyakini bahwa gangguan hiterikal di sebabkan oleh distribusi tertentu oleh cairan magnetik dalam tubuh.Ia mengadakan pertemuan dengan pasiennya secara mistik dimana pasien melingkar mengelilingi tong tertutup dengan tongkat besi yang menjulur keluar melelui penutup dari botol yang diletakan berbagai bahan kimia,Marmer mengambil tongkat tersebut dan menyentuhkannya pada bagian yang cacat.Tongkat tersebut diyakini dapat memindahkan magnetisme hewan dan menyeimbangkan cairan magnetik universal sehingga menghilangkan gangguan histerikal.Walaupun para dokter menganggap Mesmer sebagai dukun,studi hipnosis setelahnya semakin berkembang.
Pada abad ke-19 merupakan suatu hiburan melihat pasien yang liar dan aneh dan tiket masuk bedlam(biara yang didirikan tahun 1243,tahun 1547 menjadi rumah sakit jiwa) mulai di jual.Penanganan medis bagi perilaku abnormal seringkali kasar dan menyakitkan. Benyamin Rush (1475-1813) sebagai staf medis dirumah sakit yang terdapat 24 pasien yang dianggap lunatics (orang gila atau sakit ingatan).Saat itu pengetahuan tentang penyebab dan cara menyembuhkan penyakit tersebut masih minim akibatnya pasien dikurung dalam ruang tertutup dan sesekali mereka diguyur Rush yakin bahwa gangguan mental disebabkan oleh kelebihan darah di otak,menurutnya juga orang gila dapat disembuhkan dengan cara manekuti mereka.Dalam memahami orang-orang yang mengalami gangguan mental,Rush menempuh usaha melalui penulisan artikel,koran,ceramah dan pertemuan lainnya.Pada tahun 1796 dibangunlah ruangaan khusus untuk penderita gangguan  agar hidup lebih baik secar berkesinambungan.mental.Rush mengadakan pengobatan pada pasien dengan memberikan mereka motivasi.Phillipe Pinel (1745-1826) dianggap sebagai fibur utama dalam penanganan manusiawi terhadap orang sakit mental dirumah sakit.Pinel memperlakukan mereka tidak seperti binatang,dengan melepaskan rantainya,memindahkan mereka dari ruang bawah tanah ke ruang berventilasi.Pinel meyakini bahwa para pasien yang dirawat pada dasarnya merupakan manusia normal yang harus dirawat dengan penuh kesabaran dan perhatian serta ditangani sebagai manusia yang memiliki harga diri.Namun Pinel bukanlah contoh sempurna atas semua ini karena penanganan manusiawi hanya dilakukan untu kalangan atas namun pasien kelas bawah tetap menghadapi teror dan paksaan sebagai alat kendali.Pada abad ini seorang dokter bernama Joseph Breuer juga menangani pasien yang mengalami simptom hiterikal menggunakan metode katarsis,yaitu menghidupkan kembali bencana emosional yang pernah dialami dan pelepasan ketegangan emosional yang ditimbulkan oleh ingatan yang terlupakan oleh peristiwa tertentu.
Pada tahun 1976 didirikan rumah sakit jiwa York Retreat dan Hartford Retreat pada tahun 1824 yang menyediakan tempat yang tenang dan religius bagi para pasien jiwa sejalan dengan hal tersebut,dikenalah penanganan moral,yakni kedekatan pasien dengan perawat.Pada akhir abad 19 penanganan moral sangat diabaikan.Tercatat bahwa penanganan York Retreat sangat umun seperti penggunaan obat-obatan dan hasil penanganan pun tidak begitu baik.Seorang guru di Boston, yang mengajar sekolah Minggu Dorothea Dix (1802-1887) berjuang dan berkampanye dengan gigih untuk meningkatkan kondisi kejiwaan orang-orang sakit tersebut,namun ironisnya saat itu rumah-rumah sakit dikelola oleh dokter yang kebanyakanmengabaikan aspek spiritualitas,uang yang seharusnya digunakan untuk membayar perawat pasien,kemudian digunakan untuk membeli peralatan laboratorium.Usahanya tersebut tak kenal lelah ditandai dengan berdirinya 32 Rumah sakit Jiwa di Amerika Serikat.
Memasuki abad ke 20 yaitu pada tahun 1909,gerakan mental hygiene yang semula dirintis oleh Dix mulai bermunculan secara formal.Beberapa organisasi mental hygiene telah didirikan selama dekade 1900-1909 seperti American Social Hygiene Association dan American Federation for Sex Hygiene.Perkembangan gerekan-gerakan ini tidak lepas dari jasa Clifford Wittingham Beers (1876-1943) yang terkenal karena pengalamannya yang luan dalam bidang pencegahan dan pengobatan gangguan mental yang manusiawi.Pengalamannya sebagai pasien di beberapa rumahsakit jiwa menjadikan dedikasinya sangat kuat dalam bidang ini.Selama di rumah sakit jiwa ia di perlakukan kasar dan tidak manusiawi.Setelah dua tahun dirawat,ia mulai memperbaiki diri dan mengembangkan gagasan untuk melindungi orang-orang yang mengalami gangguan mental..Tahun 1908 ia mempublikasiikan autobiografinya yang berjudul  A MindThat Found It Self.Dalam buku ini ia mengoreksi pelayanan,perlakuan dan perawatan yang diberikan pada pasien.Ia meyakini bahwa gaangguan mental dapat dicegah atau disembuhkan.Beers mendapat respon positif dari masyarakat terutama para ahli seperti William James dan Adolf Meyer.Meyer menyarankan dan mempopulerkan gerakan-gerakan tersebut dengan istilah mental hygiene.Tak lama setelah itu pada tahun 1909 didirikan National Committee for Mental Hygiene yang bertujuan melindungi kesehatan mental masyarakat,menyusun standar perawatan bagi pasien,meningkatkan studi tentang gangguan mental,menyebarkan pengetahuan tentang kasus-kasus gangguan mental dan menkordinasika lembaga-lembaga perawatan yang ada.
Pasca Perang Dunia I gerakan Mental Hygiene mengkonsentrasikan programnya untuk membantu masalah War Neurosis.Gerakan Mental Hygiene mendapat pengakuan pada tahun 1946 dengan ditandatanganinya The National Mental Health Act,yang berisi program jangka panjang dalam meningkatkan kesehataan mental.
Pada tahun 1950 organisasi Mental Hygiene terus bertambah dengan berdirinya National Association for Mental Health yang bekerjasama dengan beberapa organisasi swadaya masyarakat.Gerakan Mental Hygiene terus berkembang hingga pada tahun 1975 terdapat lebih dari seribu perkumpulan kesehatan mental.Di dunia gerekan ini di kembangkan oleh The World Federation for Mental Health dan The World Health Organization.




Referensi :
Yusuf,Syamsu.Mental Hygiene.Bandung : Maestro
Davison,Gerald C,dkk.Psikologi Abnormal edisi ke-9,Jakarta:Rajawali Pers.2012.cet-3


Tidak ada komentar:

Posting Komentar